Teknik Klasifikasi Barang dan Perhitungan Nilai Pabean
Kapan

17 April 2018

09.00 - 16.30

Dimana

BIBI TRAINING
Jalan Pemuda No. 23, Rawamangun, Jakata Timur 13220

Deskrpsi

Importir sering kali mendapat nota pembetulan atau surat penetapan tarif dan/atau nilai pabean (SPTNP) dari pejabat bea dan cukai karena tarif dan/atau nilai pabean yang diberitahukan berbeda dengan hasil penelitian dan/atau pemeriksaan. Jika hasil penelitian dan/atau pemeriksaan tersebut mengakibatkan kekurangan pembayaran bea masuk, importir wajib melunasi kekurangan pembayaran bea masuk dan pajak dalam rangka impor serta dikenakan sanksi administrasi berupa denda paling sedikit 100% (seratus persen) dari bea masuk yang kurang dibayar dan paling banyak 1000% (seribu persen) dari bea masuk yang kurang dibayar.

Bagi importir, hal ini tentu saja merisaukan karena penyelesaian perkara tersebut akan mengganggu kelancaran arus barang, belum lagi biaya-biaya yang akan timbul selama proses penyelesaian perkara. Karena itu, sebisa mungkin kesalahan dalam menentukan tarif dan perhitungan nilai pabean harus dihindari. Pemahaman yang baik dan benar dalam mengklasifikasikan barang impor dan perhitungan nilai pabean sedikit banyak akan membantu importir terhindar dari kesalahan tersebut.

Investasi

Rp 2.000.000. -/Orang

Fasilitas

Training Modules, Softcopy Module, Certificate Lunch, Coffee break

Silabus

KLASIFIKASI BARANG BERDASARKAN BTKI 
I Harmonized System
  1. Latar BelakangKlasifikasi Barang
  1. StrukturHarmonized System (HS)
  1. Publikasi Pelengkap HS
  1. Amandemen HS
II Buku Tarif Kepabeanan Indonesia(BTKI)
  1. Dasar Hukum
  1. Struktur BTKI
  1. Kode Penomoran dan Petakikan
  1. Arti Kata “Lain-Lain”
  1. Perubahan Pos Tariff Nasional Pada BTKI
III Buku Tarif Kepabeanan Indonesia BerdasarkanAHTN
  1. Asean HarmonizedTarifNomenclature (AHTN)
  1. Struktur BTKI 2012
IV KetentunUmum Menginterpretasi Harmonized System
  1. Ketentuan Umum Menginterpretasi Harmonized System
V Teknik Klasifikasi Barang
  1. Identifikasi dan Klasifikasi Barang
  1. Tahapan Mengklasifikasi Barang
  1. Membuat Nota Penelitian Klasifikasi Barang
VI StrukturPengkelompokkanBarang Dan Jenis Catatan
  1. Uraian Barang Per Bagian
  1. Struktur Bagian dan Bab Dalam BTKI
  1. Jenis-Jenis Catatan
SISTEM NILAI PABEAN
I Pendahuluan 
  1. Gatt Valuation Code
  1. Brussels Definition of Value
  1. Sistem Penetapan Nilai Pabean yang Pernah Berlaku di Indonesia
  1. Agreement on Implementation of Article VII of GATT 1994
  1. Asean Customs Valuation Guide
  1. Cara Penghitungan Bea Masuk
II MetodeI : MetodeNilai Transaksi Barang Impor yang Bersangkutan
  1. Pengertian Nilai Transaksi
  1. Penjualan Untuk Ekspor ke Daerah Pabean
  1. Biaya-Biaya yang Tidak Termasuk Harga Sebenarnya atau Seharusnya Dibayar
  1. Biaya-Biaya yang Ditambahkan pada Harga yang Sebenarnya Dibayar atau Seharusnya Dibayar
  1. Persyaratan Nilai Transaksi untuk Dapat Diterima dan Ditetapkan Sebagai Nilai Pabean
  1. Kriteria yang Menyebabkan Metode I tidak Dapat Digunakan Sebagai Dasar Penentuan Nilai Pabean
III Metode II: Nilai Pabean Berdasarkan Nilai Transaksi Barang Identik
  1. Pengertian Barang Identik
  1. Persyaratan Penggunaan Metode II
  1. Penyesuaian Tingkat Perdagangan dan Jumlah Barang
IV Metode III: Nilai Pabean Berdasarkan Nilai Transaksi Barang Serupa
  1. Pengertian Barang Serupa
  1. Persyaratan Penggunaan Metode III
  1. Tingkat Perdagangan
  1. Penyesuaian Tingkat Perdagangan dan Jumlah Barang
V Metode IV: Nilai Pabean Berdasarkan Metode Deduksi
  1. Pengertian Metode Deduksi
  1. Syarat Harga Satuan
  1. Pemilihan Harga Satuan
  1. Faktor Pengurangan
  1. Tata Cara Penghitungan Nilai Pabean Berdasarkan Metode IV
VI Metode V: Nilai Pabean Berdasarkan Metode Komputasi
  1. Pengertian Metode Komputasi
  1. Unsur-unsur Pembentuk Nilai Pabean Berdasarkan Metode Komputasi
  1. Pemberitahuan Kepada Pembeli
  1. Cara Penetapan Nilai Pabean
VII MetodeVI : MetodePenetapan Nilai Pabean Berdasarkan Metode Pengulangan (Fallback)
  1. Pengertian Metode VI
  1. Metode Pengulangan (Metode VI) dengan menggunakan Nilai Transaksi (Metode I) yang diterapkan secara fleksibel
  1. Metode Pengulangan (Metode VI)dengan Menggunakan Nilai Transaksi Barang Identik (Metode II) atau Nilai Transaksi Barang Serupa (Metode III) yang Ditetapkan Secara Fleksibel
  1. Metode VI dengan menggunakan Metode IV yang diterapkan secara fleksibel
VIII Penentuan dan Penetapan Nilai Pabean
  1. Penelitian Nilai Pabean
  1. Data BaseNilai Pabean
  1. Uji Kewajaran
  1. Informasi Nilai Pabean dan Deklarasi Nilai Pabean
  1. Penetapan Nilai Pabean
  1. Mekanisme Konsultasi Nilai Pabean




Register

LEAVE A COMMENT